Tidak jamannya lagi membangun dari nol sebuah aplikasi, apalagi yang berskala enterprise. Bahkan cara tersebut dijamin mengalami kegagalan. Karena membangun dari nol berarti membangun sistem dari sesuatu yang belum terbukti keberhasilannya. Lantas bagaimana seharusnya membangun aplikasi berskala enterprise?
Jawabannya adalah framework. Sebuah framework adalah sekumpulan library yang diorganisasikan pada sebuah rancangan arsitektur untuk memberikan kecepatan, ketepatan, kemudahan dan konsistensi di dalam pengembangan aplikasi. Dari definisi tersebut, framework mengandung unsur-unsur berikut :
Framework menyediakan librari yang lengkap dan terintegrasi. Unsur inilah yang paling banyak memberikan keuntungan bagi pengembang aplikasi. Sebagai contoh, framework aplikasi web menyediakan librari-librari dasar berkaitan layanan web, seperti authentication, database access, html generation, template engine, session management, caching, searching, email, http, pdf, zip dan ajax. Framework juga menyediakan sarana extension untuk librari-librari yang belum tersedia atau librari yang perlu ditingkatkan kemampuannya.
Arsitektur. Sebuah aplikasi membutuhkan rancangan bagaimana sistem dibangun, yaitu bagaimana elemen-elemen di dalam aplikasi disusun dan diintegrasikan, seperti pengorganisasian file dan librari, dan bagaimana librari-librari digunakan. Framework menyediakan struktur aplikasi dan bagaimana interaksi di dalam struktur tersebut. MVC [Model View Controller] adalah salah satu pola rancangan [design pattern] yang banyak digunakan dalam arsitektur aplikasi saat ini.
Lalu bagaimanakah pendekatan framework dalam melekatkan beragam librari ke dalam arsitektur? Atau bagaimanakah kita mempelajari dan menggunakannya? Framework menerapkan metodologi bagaimana sistem dibangun dan bagaimana kita membangun sistem, sehingga mendorong konsistensi dan meminimalisasi error di dalam desain dan programming.
Manfaat Framework
Beberapa manfaat yang dapat kita peroleh dengan menggunakan framework dalam pengembangan aplikasi :
Bagaimana Memilih Framework
Memilih framework mirip memilih pasangan hidup, perlu pertimbangan matang, sebab begitu anda menjatuhkan pilihan pada salah satu framework maka anda hidup bersamanya, coding siang dan malam. Bila frameworknya cocok dan menyenangkan, anda happy coding, sebaliknya bila tidak friendly, anda dalam masalah.
Untuk menghindari salah pilih, beberapa kriteria perlu dipertimbangan sebelum memutuskan memilih salah sebuah framework. Pertanyaan-pertanyaan berikut bisa menjadi acuan:
Untuk membandingkan beberapa framework, anda bisa membuat tabulasi dan memberikan score untuk masing-masing kriteria. Semoga saja dengan cara ini, anda tidak salah pilih.
Referensi:
To be conscious that you are ignorant is a great step to knowledge.
— Benjamin Disraeli (1804 - 1881)
Friend
February 26th, 2009 at 9:57 am
So framework apa yang bagus untuk standar programmer web ? btw, saya mau download file package tulisan anda tentang clean url di protal phpclasses. Tapi daftarnya lama, ga dapat email balasan. nunggu 24 jam ? haduh saya butuh segera. Bisa dibantu ?