“It is the duty of a Webmaster to allocate URIs which you will be able to stand by in 2 years, in 20 years, in 200 years”. — Tim Berners-Lee
Internet sudah menjadi perpustakaan besar dan lengkap. Sejak itu pula, pengunjung perpustakaan berkurang drastis, perpustakaan menjadi sepi, bahkan beberapa kunjungan menjadi tidak berarti karena seringkali tidak menemukan yang dicari. Para peneliti, perekayasa, dosen, mahasiswa dan siswa memilih berlama-lama di lab komputer yang berakses Internet untuk mencari referensi dan publikasi.
Sebagai perpustakaan, dokumen-dokumen di Internet mempunyai kemampuan hypertext yang dapat menghubungkan satu URL ke URL yang lainnya. URL bukanlah sekedar link, URL adalah alamat referensi. URL sesuai dengan namanya Uniform Resource Locator adalah digunakan untuk menunjukkan lokasi di mana referensi berada.
URL tersusun dalam daftar referensi di buku-buku, laporan-laporan ilmiah, karya tulis, blog dan dalam tulisan bentuk-bentuk lainnya. Entahlah, apakah sudah ada aturan resmi penulisan referensi URL untuk penulisan karya ilmiah. Yang pasti, daftar referensi URL sudah satu halaman sendiri.
Mempertimbangkan hal tersebut, menjaga URL adalah kewajiban bersama para webmaster atau blogger. Jangan sampai URL yang sudah dijadikan referensi hilang. Langkah pertama bisa dimulai ketika kita membuat halaman web baru, buatlah URLnya sebaik mungkin: pendek, bersih, mudah dibaca, mudah ditulis dan mudah diingat, ini untuk menghindari kesalahan penulisan ketika dijadikan referensi. Langkah kedua, jangan mengganti URL yang sudah dibuat kecuali terpaksa. Langkah ketiga, jika terlanjur mengganti URL, lakukan redirect ke URL baru atau menampilkan halaman khusus yang memberikan informasi mengenai kepindahan URL.
URL yang sudah kita buat, misalnya ketika memosting blog, bisa saja dalam waktu singkat tersebar ke segala penjuru Internet, bisa saja kemudian menjadi rujukan artikel-artikel lainnya, menjadi referensi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi dan thesis. Apabila anda menghapusnya, maka ada satu jejak ilmu pengetahuan yang hilang
Laziness is nothing more than the habit of resting before you get tired.
— Jules Renard (1864 - 1910)
Leave a reply